Belajar Psikodrama di Yogyakarta : Kenali Diri Optimalkan Potensi

pelatihan psikodrama di kota jogja

pelatihan psikodrama di kota jogja

 

Adalah Angkatan 91 Psikologi Gadjah Mada, berniat untuk berbagi, atas nama Kenangan yang Mesra. Diawali dengan adanya Rumah yang dapat digunakan untuk ngobrol, bercanda, dan tempat tujuan siapa saja Angkatan 91 Psikologi UGM, yang “pulang” ke jogya.

Agar rumah tersebut berfungsi maka perlu aktivitas yang berkelanjutan.

Maka diputuskan mengadakan pelatihan berdasar Psikodrama di rumah jl Sulawesi, Sinduadi, Sleman, Yogyakarta, milik bapak Endro Pranowo. Dengan melibatkan karyawan Gendhis Bag, mulailah belajar Psikodrama mengangkat tema “Kenali Diri Optimalkan Potensi”

 

Pelaksanaan pada tanggal 15 Agustus 2013, dengan peserta 10 orang.

Bagaimanapun ide yang baik, secepatnya diwujudkan dalam tindakan.

Tujuan sudah dicanangkan, langkah sudah diayunkan. Tujuan yang baik, semoga berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang baik. Amien

Anda ingin mendapatkan pelatihan psikodrama atau  butuh informasi lebih lanjut mengenai pelatihan psikodrama seperti ini? silakan hubungi Mas Retmono Adi

 

Menurut kamus besar bahsa indonesia psi·ko·dra·ma n Psi metode dl penyembuhan penyakit jiwa dng meminta sekelompok pasien memainkan drama dng mereka sendiri sbg peran utamanya

Menurut Bennet (Romlah 2001:99), Psikodrama merupakan bagian dari permainan peranan (role playing). Bennet membagi permainan peranan menjadi dua macam yaitu sosiodrama dan psikodrama. Sosiodrama adalah permainan peranan yang ditujukan untuk memecahkan masalah sosial yang timbul dalam hubungan antar manusia.

Psikodrama merupakan dramatisasi dari persoalan-persoalan yang berkaitan dengan gangguan serius dalam kesehatan mental para partisipan, sehingga tujuannya ialah perombakan dalam struktur kepribadian seseorang. Psikodrama bersifat kegiatan terapi dan ditangani oleh seorang ahli psikoterapi (WS. Winkel, :571).

Psikodrama biasanya dipentaskan secara spontan tanpa skenario yang telah ditetapkan.(KBS World, 2009)

TEKNIK-TEKNIK DALAM PSIKODRAMA
Sebenarnya banyak teknik psikodrama, tetapi berikut ini hanya beberapa teknik utama yang dikemukakan sebagai berikut :
CREATIVE IMAGERY, teknik pemanasan untuk mengundang peserta psikodrama membayangkan babak dan objek yang menyenangkan dan netral, ide teknik ini membantu peserta menjadi lebih spontan.
THE MAGIC SHOP, teknik pemanasan yang berguna bagi protagonist yang ragu tentang nilai mereka dan tujuan.
SCULPTING, konseli kelompok menggunakan metode nonverbal untuk menyusun orang lain dalam kelompok konfigurasi seperti kelompok orang yang signifikan yang sesuai dengan orang-orang dalam keluarganya dan sebagainya. Penyusunan ini melibatkan postur tubuh dan membantu konseli melihat, mengetahui persepsi mereka tentang orang lain yang signifikan dengan cara yang lebih dinamis.
TEKNIK BERBICARA, teknik ini melibatkan protagonist memberi suatu monolog tentang situasinya.
MONODRAMA (AUTODRAMA), bentuk inti terapi gestalt. Dalam teknik ini, protagonist memainkan semua bagian tindakan yang jelas; tidak terdapat ego pembantu yang digunakan.
THE DOUBLE AND MULTIPLE DOUBLE TECHNIQUES, suatu teknik yang terdiri atas pengambilan peran aktor dari ego protagonist dan membantu protagonist mengekspresikan perasaan sesungguhnya secara lebih jelas. Jika protagonist memiliki perasaan ragu, maka teknik multiple double dapat digunakan.
THE ROLE REVERSALS, teknik dimana protagonist memindahkan peran dengan orang lain pada tahap dan memainkan bagian orang itu; konseli kelompok berbuat bertentangan dengan apa yang mereka rasakan.
TEKNIK CERMIN, protagonist memperhatikan dari luar tahap sementara seorang ego pembantu mencerminkan kata-kata, mimik, dan postur protagonist. Teknik ini dipakai pada fase tindakan untuk membantu protagonist melihat dirinya secara lebih akurat

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

889 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>